Friday, 2 September 2011

CINTA atau MATI

Di taman ini mereka berkumpul. Dua pria, dua wanita, dan sebuah cangkul.
Di bawah sebuah pohon tua tersimpan kenangan dan cita cita mereka semua.

Helai2 putih telah mewarnai rambut keempatnya. Tidak sedikitpun pudar tekad untuk menggali apa yang mereka inginkan untuk kembali.

Sebuah peti terkuak, dari dalamnya mereka mengambil kembali kenangan mereka masing dan selembar surat surat cita2

Di taman ini mereka berkumpul. Dua pria, dua wanita, dan 4 bilah pisau.
Di bawah sebuah pohon tua akan mereka buktikan janji muda mereka

Wednesday, 31 August 2011

Gosip sip Asip

Apa sih yang kalian ketahui tentang gosip?

Kata Ibu2 berjilbab di acara TiVi waktu itu:
Gosip itu kaya kacang.. Makannya itu asyik sekali.. Lagi.. Lagi.. dan Lagi
Kata guru biologi gw sih:
Gosip itu makin di GOSok makin SIP!! *emang ga ada hubungannya sih ama biologi*
Kata kaum hipokrit sih:
Gosip itu DOSA!
Kata MUI:
Gosip itu HARAM!

Bagi gw sih gosip itu.. Membangun Bangsa..

Gw bukan orang yg munafik, gw mengakui gw suka gosip..
Gw bahkan tidak menganggap gosip itu dosa

Menurut gw yang dosa itu adalah menfitnah, itu jelas beda dengan gosip..

Memang berbeda dengan berita, yang menyajikan fakta, gosip itu jelas tidak diketahui benar tidak faktanya..
Karena itulah, sebuah gosip itu harus dibuktikan kebenarannya sehingga tidak memberikan tanda tanya..
Bila sebuah gosip berubah menjadi fitnah, jelas ada yang salah dari penyampainya maupun pendengarnya..

Mengapa gw menganggap gosip itu membangun bangsa?
Gw percaya gosip itu sudah ada sepanjang sejarah sejak manusia menemukan bahasa.
Gosiplah yang memancing keingintahuan seseorang untuk bersikap kritis (bolehlah dibilang "kepo") dalam menanggapi berbagai informasi.
Gosiplah yang mendewasakan manusia dalam menyikapi kejelasan sebuah informasi juga bagi yang digosipkan, menyikapi gosip tersebut.
Dan banyak lagi peran2 gosip..

Banyak yang bilang gosip itu makanan cewe2, ibu2, tante2, nenek2, apapun sebutan bagi kaum hawa.
Pengalaman membuktikan bahwa gosip di antara kaum adam sama bahkan lebih gencar daripada para hawa.
Namun jelas banyak yang tidak menganggap itu sebuah gosip. Mungkin lebih senang bila disebut menggunjungkan ataupun kosakata lain yang sebenarnya sama.

Janganlah menyalahkan ataupun anti dengan gosip
Gosip masih dan akan selalu dibutuhkan di masyarakat
Seperti yang gw bilang, mau tidak mau, sadar tidak sadar, gosip itu berperan besar dalam hidup manusia
Yang harus duperhatikan adalah bagaimana menyikapi informasi2 tersebut.

Thursday, 24 February 2011

Bad Day Anyone?

If you could drive the dark cloud away.
Would you do it?
So you can walk under clear sky
OR
Would you let it come into a storm.
Wait it
And you could walk under the rainbow,
feel the cool breeze,
smell the scent of wet soil,
and joy the live that come from it?

Live sure is full of craps make us want to run away from
You see the fate being injustice to you
Sometime we wish we don't have to face it
Sometime we questioning where God is and what God has planned

But face it all with bighearted
Sure none of your effort will be wasted
From the spot your tears drop, will bloom beautiful flowers
Coz for all you've done
God will be paid equally
Just believe in it

made in Klaten under heavy rain with trying-to-be-strong-gloomy-heart

Wednesday, 9 February 2011

Sekedar Curhat

Barusan gw nulis soal agama lagi..
tapi kayanya gw jadi bosen sendiri ngeliatin masalah yang ga bakan selesai ini.
So...

Pikiran yang lagi gw pikirin saat ini adalah pada beberapa orang yg gw kenal yang bisa bertahan hidup di dunia maya begitu getolnya yang gw kenal tidak bisa hidup tanpa Internet
Yang gw maksud internet ini jelas! Social network lah! Fecebook, Twitter, dan lain sebagainya
Bekal wajib bagi mereka untuk keluar rumah juga sudah jelas! Blackberry *tipe apapun asal bisa OL* dan tak lupa charger *bisa darurat, bisa konvensional, bahkan ada yang bawa laptop cuma buat dihubungkan dengan kabel data!*

Berapa waktu yang lalu gw dikejutkan dengan pertunjukan menjijikan yang amat gw benci
Gw ngeliat giamana satu orang menunjukkan muka, emosi dan perasaan yang berbeda 180% dalam waktu bersamaan di dunia nyata dan dunia maya.

Seperti yang gw pernah bilang sebelumnya
Gw dasarnya orang yang sangat benci dengan orang yang munafik dan bermuka banyak. Gw ngerasa mereka adalah golongan orang2 kurang perhatian yang hanya bisa menipu hidup mereka dan orang lain.
Tujuan mereka secara khusus jelas bermacam2. Ada yang mencoba menambah followers, ada yang supaya keliatan keren, keliatan dewasa. Ada juga agar disukai semua orang, dan lain sebagainya. Yang jelas semua sama. mencari perhatian
Gw ga ngelarang mereka. Tapi jelas, gw ga bgt suka cara mereka.

Dan kadang gw kecewa bila melihat orang yang di dunia maya tidak sesuai dengan kepribadian aslinya. Karena kembali gw menemukan orang yang memalsukan diri. :(

Monday, 7 February 2011

Agama sebagai Provider?

Baru kemarin gw denger ada penyerangan Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Jawa Barat. Hmmm... Dari hari ini gw liat aja komentar2 orang.. Ada yang bilang itu sebagai suatu yang kejam. Tapi ada juga yang naggapin kasus ini biasa aja, malahan mencela korban dalam kasus ini(korban menurut gw lho) yaitu Ahmadiyah itu..

Gw bukan orang yang mendalami agama dengan baik. Pengetahuan gw tentang agama yaaahh... kalo umpamanya pemuka agama itu samudera, gw mah cuma pembuangan rumahan deh..
Tapi nurani gw dan kemanusiaan gw jelas tidaksedangkal itu. Gw cukup tahu mana yang melampaui batas2 itu(kayanya sih :P)

Gw ngelihat pertikaian, antar agama tiap hari aja sudah sebel(secara gw dari TK ampe kuliah tinggal di lingkungan sebagai minoritas). Gw jadi melihat agama sebagai hal yang sensitif di sana. Itulah kebingungan gw samnpai sekarang. Kenapa ada orang yang sebegitunya(extrim) dengan sebuah "agama" Apalagi yang sekarang gw liat ini pertikaian satu agama, hanya beda aliran!


Di zaman SMP, lagi hot-hotnya tuh serangan Amerika ke Afganistan(yang menurut gw dan gw tawnya sih karena masalah politik). Tiba tiba aja temen gw ajak ngumpul sambil mendiskusikan bagaimana dia pengejn banget nge"bom" Amerika.. --" yah entah pikirian anak SMP gimana.. Tapi yang ga gw abis pikir, dia bisa2nya beranggapan bahwa sebelum menghancurkan sebuah negara, haruslah menghancurkan pusat agamanya dulu yaitu Vatikan!! *gubrak* gw sendiri sebagai "non" di sana gw bingung dong mo nanggepin apa.. yah gw iyain aja lah..
*belakangan gw liat foto temen gw itu pake celana cingkrang en pake asesoris hitam di jidat**grok*

Lanjut zaman SMA, ga cuma 1 tapi 2 kali. Pertama sih mungkin gw salah menyampaikan kata2 guru agama Katholik gw tentang surat Al-Baqarah yang isinya itu

Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabi’in, siapa saja di antara mereka yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir serta beramal salih akan menerima pahala dari Tuhan mereka; tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. (QS al-Baqarah [2]: 62).

Dan gw berani janji guru gw menyampaikannya dalam konteks "tenggang rasa umat beragama" ke kami dan gw menyampaikan ke temen dengan damai cuma untuk senang2 doang!
Besoknya gw disamperi pas jam istirahat dan gw habiskan waktu 30menit istirahat gw untuk mendengarkan "nasihat'nya yang berapi2.. dan kembali, gw hanya bisa diam

Yang kedua pas zaman hot-hotnya DaVinci Code... Yah kaga perlu dibahas juga udah kebayang kan.. Hanya karena satu kalimat "Itu Buku Apa sih?" gw mendapatkan penjelasan lebih dari yg gw tanyakan... --"


Yah begitulah contoh kasus yang gw temuin, sehingga sekarang gw bener2 ga pengen jadi orang yang kaya gitu. dan hasilnya gw jadi orang yang ga terlalu "rohani" (mungkin juga ga terlalu beriman) tapi tetep gw masih percaya ama "My Almighty God"
Moga2 aja sekarang dan selamanya deh

Kembali ke topik gw tadi. Gw adalah orang yg masih percaya ma Tuhan. Gw merasa berdoa kepada Tuhan adalah sebuah tanggung jawab. Tapi menurut gw Agama itu sendiri adalah panggilan hidup dan pilihan hidup.

Setahu gw sih, dan menurut apa yang gw percaya, agama diciptakan oleh manusia sebagai cara untuk menyembah Tuhan. Gw ga percaya kalo Tuhan menciptakan sebuah agama. kalo diistilahkan menurut gw, agama hanyalah sebuah provider yang bisa manusia pilih. Tapi dengan memilih provider itu, manusia harus bertanggung jawab dengan hak dan tanggung jawab terhadap apa yang dia pilih.


Dan seseorang ga bisa memaksakan agama pada seseorang. Semakin gw melihat hal2 pemaksaan seperti itu, gw semakin kuat bertahan pada agama gw.

Karena menurut gw, perilaku seseorang akan menggambarkan hidupnya, orang tuanya, masa lalunya, serta agamanya itu sendiri. Karena agama juga merupakan panduan seseorang menjalani hidupnya.

Selayaknya seseorang menjaga sikapnya karena kebaikannya dan keburukannya selalu dinilai, dan ia bertanggung jawab menjaga nama dan nilai yang dia anut.

  • Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
  • Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
  • Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
  • Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.
(Matius5:13-16)

~Inspirasi Homili Ekaristi Gereja St. Anthonius KotaBaru, Yogyakarta 06/02/11

Friday, 4 February 2011

sedikit -Menurut Gw- Tentang Masyarakat

Kenapa hatiku cenat-cenut tiap ada kamu
Selalu peluh pun menetes setiap dekat kamu
Kenapa salah tingkah tiap kau tatap aku
Selalu diriku malu tiap kau puji aku

Kenapa lidahku kelu tiap kau panggil aku
Selalu merinding romaku tiap kau sentuh aku
Mengapa otakku beku tiap memikirkanmu
Selalu tubuhku lunglai tiap kau bisikkan cinta

You know me so well (you know me so well)
Girl i need you (girl i need you)
Girl i love you (girl i love you)
Girl i heart you
I know you so well (i know you so well)
Girl i need you (girl i need you)
Girl i love you (girl i love you)
Girl i heart you

Tahukah kamu saat kita pertama jumpa
Hatiku berkata padamu ada yang berbeda
Tahukah sejak kita sering jalan bersama
Tiap jam menit detikku hanya ingin berdua

Tahukah kamu ku takkan pernah lupa
Saat kau bilang kau punya rasa yang sama
Ku tak menyangka aku bahagia ingin ku peluk dunia
Kau izinkan aku tuk dapat rasakan cinta

Reff

Tak ada yang bisa memisahkan cinta
Waktu pun takkan tega
Kau dan aku bersama selamanya


Makin lama, lagu SMASH ini semakin ngetop
Biar kata pada awal pemunculannya, tanggapan orang2 sangatlah buruk
Sebenernya lagunya lumayan lho... yah.. video klipnya sedikit gak nguatin sih... XD
Muka mereka yo gak nguatin juga XDD

Keberanian mereka(dan ketabahan hati mereka) menurut gw patut diacungi jempol. Gimana gak? Mereka berani keluar dengan single mereka yang melawan arus di Indonesia yang saat ini didominasi band2.
Gw bukannya anti ama band, malah gw suka koq band2 Indonesia kaya PeterPan(biar kata Arielnya lagi ditahan di bui) Gigi, Padi, Sheila on 7, de el el yang menurut gw lagu2 mereka mengungkit lebih dari sekedar "cinta".

Yah menurut gw biar kata ni boyband muka2nya rada 4l4y. Yah mending deh daripada band2 gak jelas zaman sekarang yang muncul hanya modal nekat dan overPD.

Gw dah mulai ga ngikutin band Indonesia agak lama. Yah gara2 band Indonesia yang makin lama makin miskin dengan lirik(cari deh lirik lagu yang kagak diulang2 terus), suara ga jelas, muka-muka vokalisnya yang makin lama makin ga banget, dan penampilan mereka2 yang 4l4y. Grok. Justru menurut gw lirik lagu ini lebih bagus daripada band2 4l4y tidak jelas kaya gitu.

Kembali ke gimana gw cukup respek ama mereka(di luar gw juga ketawaketiwi kalo ngeliat mereka tampil di mana pun). Kenapa gw malah ngomongin boyband ini?

Masyarakat Indonesia punya kebiasaan buruk untuk menganggap sesuatu yang "berbeda" menjadi sesuatu yang "salah"(Diluar kemungkinan SMASH ini juga "salah arah") XD

Dan di luar bagaimana selanjutnya, tanggapan pertama dari orang2 selalu saja skeptis (masalah lain dari masyarakat ini) dan entah bagaimana mereka mampu dengan gampang menyimpulkan sesuatu dari awal. Sedihnya lagi semua opini ini dengan mudah mereka publikasikan ke mana2. Karena mungkin memang menjelek2an sesuatu jauh lebih menyenangkan daripada meliaht kelebihannya. Dan inilah yang menjadi konsumsi publik zaman sekarang

Tidak jarang gw melihat di masyarat ini semacam perilaku "menelan ludah sendiri" dengan menhina dengan "jahat" dari awal, namun akhirnya menjadi sebaliknya, sangat menyukainya
Di masyarakat yang "labil" ini keterbukaan, kreativitas, dan perbedaan menjadi terkesan ditekan secara tidak langsung. Karena banjir serangan opini mereka dari awal cenderung menyerang dan menyakiti.

Akan lebih baik bukan bila kita menghargai semua kreativitas dan perbedaan semacam ini dengan lebih lunak. Kalaupun ada ketidak"sreg"kan, tidak seharunya kita beropini dengan tidak cerdas dan membuat kesimpulan dengan cepat, apalagi bila itu bisa "menyerang". Lebih lagi bila kita baru melihat dari satu sisi dan belum(ataupun tidak mau) melihat dari sisi lain.
Sedikit malu bila melihat orang yang seperti gw bilang tadi, menjilat ludah sendiri.

Sunday, 30 January 2011

Ke Mana Kebahagiaanmu Kaugantungkan

Bila kamu menggantungkan kebahagiaanmu pada sebuah benda,
Maka itu hanyalah semu belaka
Kebahagianmu akan hilang dengan cepat, seiring hilangnya benda itu

Bila kamu menggantungkan kebahagiaanmu pada seorang manusia
Maka kebahagiaan itu tidakla aman
Kebahagiaanmu kana hilang dengan menyakitkan, seiring dengan pengkhianatan

Bila kebahagiaanmu kamu gantungkan ke tempat yang lebih tinggi
Maka itulah kebahagisaan sejati
Kebahagiaanmu akan menjadi nyata, dan terus hidup
Karena Tuhan tidak akan melupakan
Tuhan tidak akan meninggalkan
Tuhan tidak akan mengkhianati

  • Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
  • Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
  • Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
  • Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
  • Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
  • Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
  • Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
  • Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
  • Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
  • Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
(Matius 5: 3-12)

~Inspirasi Homili Ekaristi Gereja St. Anthonius KotaBaru, Yogyakarta 30/01/11